Suatu ketika datang sekelompok pasukan bernama MANUSIA di suatu pulau yang bernama KEHIDUPAN.

“Pasukan, siapkan tenda!! mulai besok kita taklukan dataran ini!!” kata Jenderal LOGIKA sebagai pemimpin pasukan.
seketika itu juga, pasukan yg sedikit banyak anggotanya kita kenal sebagai nama-nama ILMU seperti MATEMATIKA, BIOLOGI, SOSIAL, dll saling bahu membahu untuk membuat tenda.

Singkat cerita, pasukan itu sudah berhasil bertahan selama 21 tahun di pulau itu..
Sampai pada suatu saat,,
Ketika pasukan tersebut sedang merayap untuk berusaha bertahan dari kejamnya alam,
Tiba-tiba mereka bertemu sesosok mahkluk yg tengah menderita, menangis dan sendirian.
CINTA.. itulah namanya..
Sosoknya yg lemah, kecil dan nyaris tak terlihat menyihir pasukan itu sehingga mereka menolong dan merawatnya..

Cinta,,
Apa sih dy??
Kalo si Matematika bisa jadi dasar semua ilmu logika, Fisikia bisa menerangkan alam dan Ekonomi bisa mengajari untung rugi..
Trus bisanya si Cinta apa??
Cinta cuma bisa tersenyum, tersenyum dan kadang menangis..
Belum lagi kalo si Cinta lagi uring-uringan.. maunya pasti diduluin..
Tapi, entah kenapa, kok bisa-bisanya pasukan ini tunduk sama kata-katanya..
Bahkan sang Jenderal Logika pun g bisa ngebantah kata-katanya..

Dan hebatnya..
Dalam “Kepemimpinan” si Cinta,, pasukan itu dapat mencapai kejayaan yg belum pernah dirasakannya..
Pulau Kehidupan yg tadinya penuh dengan marabahaya tiba-tiba seperti surga dunia..

Beberapa saat berlalu..
Dan Pasukan Manusia itu berebut teritori dgn pasukan lain yg sebut saja namanya MANUSIA-JUGA..
Secara head-to-head memang Pasukan Manusia kalah jauh dibanding Pasukan Manusia-Juga..
Tapi Pasukan Manusia g mau kalah..
Demi apa??
Demi semua yg pernah mereka raih selama ini, termasuk Cinta..
Lagian,,selama ada Cinta, apa sih yg nggak bisa??

Tapi ternyata..
Si Cinta malah berpendapat lain..
Cinta tidak tega, kalau Pasukan Manusia itu dikalahkan..
Dy tidak tega, kalau pasukan itu di hummiliate

Dan akhirnya..
Pada suatu malam yg dingin..
Cinta mendatangi Pasukan Manusia-Juga..
Bernegosiasi kalau dy rela menyerahkan jiwanya sebagai pengganti nasib Manusia..
Dan permintaan itu dikabulkan..
karena Pasukan Manusia-Juga sedari awal ternyata memang menginginkan Cinta..

Kesedihan memuncak di Pasukan Manusia..
Memang, sekarang Pasukan Manusia-Juga tidak lagi mengancam..
tapi mereka kehilangan sesuatu yg berharga..
Cinta..
Pulau Kehidupan terasa sepi tanpa kehadiran Cinta di pasukan itu..

Tapi..
Masih banyak bagian pulau yg belum terjelajahi..
Dan pasukan sadar akan hal itu..
Mereka harus tetep berjuang..

Dan selang tidak berapa lama kemudian..
Kejadian itu terulang..
Mereka bertemu sesosok mahkluk..
lemah dan tak berdaya.. tapi aura yg dipancarkan berbeda dgn Cinta..
Aura ketidakpercayaan, kesedihan dan ketidak-semangatan..
Sebut saja namanya.. BENCI

Dengan diliputi aura-aura itu..
Pasukan Manusia menggilas Pulau Kehidupan dengan kejam..
dan tanpa terasa, mereka telah berada di posisi yg nyaris sama seperti ketika mereka memiliki Cinta..

Sampai akhirnya saat itu datang juga..
Bukan seperti saat ketika si Cinta meninggalkan Manusia..
tapi saat Benci berubah menjadi Cinta..
Kemudian si Benci berkata kepada Manusia
“Aku dan Cinta adalah mahkluk yg sama, tergantung kapan dan dari mana kamu memandang.”

keikhlasan dan kejujuran, seandainya setiap hubungan memilikinya..

(daydreaming sambil bernyanyi Benci Untuk Mencinta by Naif)


Oh Betapaku saat ini
Ku Benci untuk mencinta
Mencintaiiimu

Oh Betapaku saat ini
Ku cinta untuk membenci
Membencimuuuu

Aku tak tahu apa yang terjadi
Antara aku dan kau
Yang ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu

Dan
Aku tak tahu apa yang terjadi
Antara aku dan kau
Yang ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu